Kami Alumkaca.com merupakan usaha yang bergerak dibidang kaca dan alumunium yang terletak didaeran Tangerang Selatan, Tepatnya disamping mesjid NURUL HUDA . Buaran BSD No.128 Perempatan Viktor Kota Tangerang Selatan.
Dengan Pengalaman yang sudah puluhan tahun dibidang kaca dan alumunium, serta didukung tenga profesional dibidangnya.
Kami Alumkaca.com telah banyak dipercaya oleh masyarakat untuk mengerjakan proyek-proyek gedung perkantoran, Ruko maupun perumahan dalan skala besar maupun kecil, baik diwilayah Tangsel maupun Jabotabek.
Adapun beberpa Produk kaca dan Alumunium yang kami kerjakan diantaranya adalah pembuatan:
Kusen Alumunium
Pintu Alumunium
Jendela Alumunium
Tempered
Pintu SWIng
Kaca inlay
Dan lain sebagainya.
KAMI SIAP MELAYANI PEMBUATAN DAN PEMASANGAN KUSEN ALUMUNIUM.
Dari artikel sebelumnya kami telah menjelaskan bebrapa merek dari kusen alumunium untuk pembuatan dan pemasangan jendela ataupun pintu kusen alumunium.
Beberapa produsen yang biasa digunakan kontraktor alumunium mauoun sendiri ataupun proyek yaitu:
YKK
ALEXINDO
ALCOMEXINDO
DACON
Dari keempat produk kusen alumunium tersebut,bahan yang paling mahal dan kualitasnya paling baik adalah alumunium YKK, sedangkan bahan yang cukup kuat adalah alumunium ALEXINDO. kenpa hanya dua kusen tersebut yang dijelaskan? kali ini kami akan memberikan gambaran kusen berkualitas berdasarkan Brand-nya.
Kelebihan kusen Aalumunium YKK mempunyai dasar permukaan yang halus, ketebalan platnya dijamin lebih tebal dibandingkan merek lain. dan dari segi tampilan warna kusen merek ini menyediakan pilihan warna yaitu silver, silver Glossy, dan coklat Glossy.
kami alumkaca.com menawarkan harga mulai dari Rp 75.000/ML( Tergantung volume pemesanan)
.
Dengan design pintu berbahan kusen alumunium rumah tampak indah dan kokoh, bahan dijamin tahan lama dan anti karat. seperti kusen pintu alumunium gambar diatas.
Dari artikel sebelumnya sudah saya jelaskan mengenai kekuatan alumunium, manfaat alumunium, kegunaan dari alumunium itu sendiri. dan sekarang saya jelaskan cara pengolahan alumunium sebelum digunakan.
Alumunium dibuat menurut proses Hall-heroult yang ditemukan oleh Charles M. Hall di Amerika Serikat dan Paul Heroult tahun 1886. Pengolahan alumunium dan bauksit meliputi 2 tahap :
1. Pemurnian bauksit untuk meperoleh alumina murni.
2. Peleburan / reduksi alumina dangan elektrolisis
Pemurnian bauksit melalui cara :
a. Ba direaksikan dengana NaOH(q) . Alumunium oksida akan larut membentuk NaCl(OH)4.
b. Larutan disaring lalu filtrat yang mengandung NaAl(OH)4 diasamkan dengan mengalirkan gas CO2 Al mengendap sebagai Al(OH)3
c. Al(OH)3 disaring lalu dikeringkan dan dipanaskan sehingga diperoleh Al2O3 tak berair. Bijih –bijih Alumunium yang utama antara lain:
– bauksit
– mika
– tanah liat
PELEBURAN ALUMINA
Peleburan ini menggunakan sel elektrolisis yang terdiri atas wadah dari besi berlapis grafit yang sekaligus berfungsi sebagai katode (-) sedang anode (+) adalah grafit. Campuran Al2O3 dengan kriolit dan AlF3 dipanaskan hingga mencair dan pada suhu 950 C kemudian dielektrolisis . Al yang terbentuk berupa zat cair dan terkumpul di dasar wadah lalu dikeluarkan secara periodik ke dalam cetakan untuk mendapat alumunium batangan (ingot). Anode grafit terus menerus dihabiskan karena bereaksi dengan O2 sehingga harus diganti dari waktu ke waktu. Untuk mendapat 1 Kg Al dihabiskan 0,44 anode grafit. 2Al2O3 +3C 4Al + 3CO2
Beberapa nijih Al yang utama :
1. Bauksit (Al2O3. 2H2O)
2. Mika (K-Mg-Al-Slilkat)
3. Tanah liat (Al2Si2O7.2H2O)
Alumunium ada di alam dalam bentuk silikat maupun oksida, yaitu antara lain :
– sebagai silikat misal feldspar, tanah liat, mika
– sebagai oksida anhidrat misal kurondum (untuk amril)
– sebagai hidrat misal bauksit
– sebagai florida misal kriolit.
Gambar Pengolahan Alumunium
Gambar Proses Pembuatan Alumununium
PENGGUNAAN ALUMUNIUM
Beberapa penggunaan alumunium antara lain:
1. Sektor industri otomotif, untuk membuat bak truk dan komponen kendaraan bermotor.
2. untuk membuat badan pesawat terbang.
3. Sektor pembangunan perumahan;untuk kusen pintu dan jendela.
4. Sektor industri makanan ,untuk kemasan berbagai jenis produk.
5. Sektor lain, misal untuk kabel listrik, perabotan rumah tangga dan barang kerajinan.
6. Membuat termit, yaitu campuran serbuk alumunium dengan serbuk besi (III) oksida, digunakan untuk mengelas baja ditempat, misalnya untuk menyambung rel kereta api. Beberapa senyawa Alumunium juga banyak penggunaannya, antara lain:
1. Tawas (K2SO4.Al2(SO4)3.24H2O)
Tawas mempunyai rumus kimia KSO4.AL2.(SO4)3.24H2O. Tawas digunakan untuk menjernihkan air pada pengolahan air minum.
2. Alumina (Al2O3)
Alumin dibedakan atas alfa0allumina dan gamma-allumina. Gamma-alumina diperoleh dari pemanasan Al(OH)3 di bawah 4500C. Gamma-alumina digunakan untuk pembuatan alumunium, untuk pasta gigi, dan industri keramik serta industri gelas. Alfa-allumina diperoleh dari pemanasan Al(OH)3 pada suhu diatas 10000C. Alfa-allumina terdapat sebagai korundum di alam yang digunakan untuk amplas atau grinda. Batu mulia, seperti rubi, safir, ametis, dan topaz merupakan alfa-allumina yang mengandung senyawa unsur logam transisi yang memberi warna pada batu tersebut. Warna-warna rubi antara lain:
– Rubi berwarna merah karena mengandung senyawa kromium (III)
– Safir berwarna biru karena mengandung senyawa besi(II), besi(III) dan titan(IV)
– Ametis berwarna violet karena mengandung senyawa kromium (III) dan titan (IV)
– Topaz berwarna kuning karena mengandung besi (Dalam kegunaan dan manfaat.
manfaat dan kegunaan alumunium diusaha kami menggunakan alumunium untuk pembuatan kusen jendela dan pintu sliding,pintu geser kamar sampai pembatas ruangan anda.
Saatnya beralih kekusen alumunium selain bahan tahan korosi, ringan, dan kulitas terjamin yang terpenting harga sangat bersaing.
Kami siap melayani pembuatan dan pemasangan dikantor, ruko ,gedung dan rumah anda.
Dengan tenaga ahli yang kami punya.
Alumunium zaman nya sekarang selain Tidak berkarat cocok dengan rumah rumah type minimalis yang dibangun era sekarang.
Baik rumah minimalis atau klasik tapi design jendela dan pintu bisa kita rubah lagi lagi dengan harga yang terjangkau banyak model pintu sekarang seperti sleding d00r pintu bisa kita buka dengan cara digeser.
HARGA MULAI DARI Rp.75000/ML (Tergantung volume pemesanan)
solusi yang tepat untuk design jendela rumah dan jendela kantor saat ini adalah dari alumunium bahannya.ditambah bahan dan model sekarang banyak pilihannya.
Sifat teknik bahan aluminium murni dan aluminium paduan dipengaruhi oleh konsentrasi bahan dan perlakuan yang diberikan terhadap bahan tersebut. Aluminium terkenal sebagai bahan yang tahan terhadap korosi. Hal ini disebabkan oleh fenomena pasivasi, yaitu proses pembentukan lapisan alumunium oksida di permukaan logam aluminium segera setelah logam terpapar oleh udara bebas. Lapisan aluminium oksida ini mencegah terjadinya oksidasi lebih jauh. Namun, pasivasi dapat terjadi lebih lambat jika dipadukan dengan logam yang bersifat lebih katodik, karena dapat mencegah oksidasi aluminium.
Kekuatan tensil
Kekuatan tensil adalah besar tegangan yang didapatkan ketika dilakukan pengujian tensil. Kekuatan tensil ditunjukkan oleh nilai tertinggi dari tegangan pada kurva tegangan-regangan hasil pengujian, dan biasanya terjadi ketika terjadinya necking. Kekuatan tensil bukanlah ukuran kekuatan yang sebenarnya dapat terjadi di lapangan, namun dapat dijadikan sebagai suatu acuan terhadap kekuatan bahan.
Kekuatan tensil pada aluminium murni pada berbagai perlakuan umumnya sangat rendah, yaitu sekitar 90 MPa, sehingga untuk penggunaan yang memerlukan kekuatan tensil yang tinggi, aluminium perlu dipadukan. Dengan dipadukan dengan logam lain, ditambah dengan berbagai perlakuan termal, aluminium paduan akan memiliki kekuatan tensil hingga 580 MPa (paduan 7075).
Kekerasan
Kekerasan gabungan dari berbagai sifat yang terdapat dalam suatu bahan yang mencegah terjadinya suatu deformasi terhadap bahan tersebut ketika diaplikasikan suatu gaya. Kekerasan suatu bahan dipengaruhi oleh elastisitas, plastisitas, viskoelastisitas, kekuatan tensil, ductility, dan sebagainya. Kekerasan dapat diuji dan diukur dengan berbagai metode. Yang paling umum adalah metode Brinnel, Vickers, Mohs, dan Rockwell.
Kekerasan bahan aluminium murni sangatlah kecil, yaitu sekitar 65 skala Brinnel, sehingga dengan sedikit gaya saja dapat mengubah bentuk logam. Untuk kebutuhan aplikasi yang membutuhkan kekerasan, aluminium perlu dipadukan dengan logam lain dan/atau diberi perlakuan termal atau fisik. Aluminium dengan 4,4% Cu dan diperlakukan quenching, lalu disimpan pada temperatur tinggi dapat memiliki tingkat kekerasan Brinnel sebesar 135.
Ductility
Ductility didefinisikan sebagai sifat mekanis dari suatu bahan untuk menerangkan seberapa jauh bahan dapat diubah bentuknya secara plastis tanpa terjadinya retakan. Dalam suatu pengujian tensil, ductility ditunjukkan dengan bentuk neckingnya; material dengan ductility yang tinggi akan mengalami necking yang sangat sempit, sedangkan bahan yang memiliki ductility rendah, hampir tidak mengalami necking. Sedangkan dalam hasil pengujian tensil, ductility diukur dengan skala yang disebut elongasi. Elongasi adalah seberapa besar pertambahan panjang suatu bahan ketika dilakukan uji kekuatan tensil. Elongasi ditulis dalam persentase pertambahan panjang per panjang awal bahan yang diujikan.
Aluminium murni memiliki ductility yang tinggi. Aluminium paduan memiliki ductility yang bervariasi, tergantung konsentrasi paduannya, namun pada umumnya memiliki ductility yang lebih rendah dari pada aluminium murni, karena ductility berbanding terbalik dengan kekuatan tensil, serta hampir semua aluminum paduan memiliki kekuatan tensil yang lebih tinggi dari pada aluminium murni.
Itulah alasan alumkaca.com menggunakan dari alumunium bahannya.
solusi yang tepat untuk design jendela rumah dan jendela kantor saat ini adalah dari alumunium bahannya.ditambah bahan dan model sekarang banyak pilihannya.
Karena sifatnya yang tahan karat dan keropos itulah alasan kami menggunakan bahan dari alumunium.
Sifat teknik bahan aluminium murni dan aluminium paduan dipengaruhi oleh konsentrasi bahan dan perlakuan yang diberikan terhadap bahan tersebut. Aluminium terkenal sebagai bahan yang tahan terhadap korosi. Hal ini disebabkan oleh fenomena pasivasi, yaitu proses pembentukan lapisan aluminium oksida di permukaan logam aluminium segera setelah logam terpapar oleh udara bebas. Lapisan aluminium oksida ini mencegah terjadinya oksidasi lebih jauh. Namun, pasivasi dapat terjadi lebih lambat jika dipadukan dengan logam yang bersifat lebih katodik, karena dapat mencegah oksidasi aluminium.
Kekuatan tensil
Kekuatan tensil adalah besar tegangan yang didapatkan ketika dilakukan pengujian tensil. Kekuatan tensil ditunjukkan oleh nilai tertinggi dari tegangan pada kurva tegangan-regangan hasil pengujian, dan biasanya terjadi ketika terjadinya necking. Kekuatan tensil bukanlah ukuran kekuatan yang sebenarnya dapat terjadi di lapangan, namun dapat dijadikan sebagai suatu acuan terhadap kekuatan bahan.
Kekuatan tensil pada aluminium murni pada berbagai perlakuan umumnya sangat rendah, yaitu sekitar 90 MPa, sehingga untuk penggunaan yang memerlukan kekuatan tensil yang tinggi, aluminium perlu dipadukan. Dengan dipadukan dengan logam lain, ditambah dengan berbagai perlakuan termal, aluminium paduan akan memiliki kekuatan tensil hingga 580 MPa (paduan 7075).
Kekerasan
Kekerasan gabungan dari berbagai sifat yang terdapat dalam suatu bahan yang mencegah terjadinya suatu deformasi terhadap bahan tersebut ketika diaplikasikan suatu gaya. Kekerasan suatu bahan dipengaruhi oleh elastisitas, plastisitas, viskoelastisitas, kekuatan tensil, ductility, dan sebagainya. Kekerasan dapat diuji dan diukur dengan berbagai metode. Yang paling umum adalah metode Brinnel, Vickers, Mohs, dan Rockwell.
Kekerasan bahan aluminium murni sangatlah kecil, yaitu sekitar 65 skala Brinnel, sehingga dengan sedikit gaya saja dapat mengubah bentuk logam. Untuk kebutuhan aplikasi yang membutuhkan kekerasan, aluminium perlu dipadukan dengan logam lain dan/atau diberi perlakuan termal atau fisik. Aluminium dengan 4,4% Cu dan diperlakukan quenching, lalu disimpan pada temperatur tinggi dapat memiliki tingkat kekerasan Brinnel sebesar 135.
Ductility
Ductility didefinisikan sebagai sifat mekanis dari suatu bahan untuk menerangkan seberapa jauh bahan dapat diubah bentuknya secara plastis tanpa terjadinya retakan. Dalam suatu pengujian tensil, ductility ditunjukkan dengan bentuk neckingnya; material dengan ductility yang tinggi akan mengalami necking yang sangat sempit, sedangkan bahan yang memiliki ductility rendah, hampir tidak mengalami necking. Sedangkan dalam hasil pengujian tensil, ductility diukur dengan skala yang disebut elongasi. Elongasi adalah seberapa besar pertambahan panjang suatu bahan ketika dilakukan uji kekuatan tensil. Elongasi ditulis dalam persentase pertambahan panjang per panjang awal bahan yang diujikan.
Aluminium murni memiliki ductility yang tinggi. Aluminium paduan memiliki ductility yang bervariasi, tergantung konsentrasi paduannya, namun pada umumnya memiliki ductility yang lebih rendah dari pada aluminium murni, karena ductility berbanding terbalik dengan kekuatan tensil, serta hampir semua aluminum paduan memiliki kekuatan tensil yang lebih tinggi dari pada aluminium murni.
Itulah alasan alumkaca.com menggunakan dari alumunium bahannya.
AlumKaca.com adalah usaha dibidang jasa Aluminium. Kami terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan kami. AlumKaca.com dapat mengerjakan pemasangan, pembuatan serta pengerjaan seperti :
Partisi Aluminium
Partisi Kaca
Pintu Swing / Sliding Aluminium
Kaca Tempred
Pintu Florhinge
Jendela Cassement
Berbagai macam jenis kaca dan jenis alumunium telah ada di tempat kami. Dengan memberikan HARGA PABRIK kepada semua konsumen kami, semoga dengan adanya HARGA PABRIK ini dapat membuat konsumen merasakan kepuasan karena harga yang cukup terjangkau.
Solusi yang tepat untuk design Rumah,Kantor, Gedung-gedung yang ada disekitar kita.
SOLUSI INDAH RUANGAN ANDA.
Banyak sekali rumah yang direnovasi dari jendela hingga pintu. Agar tampak baru dan modis dengan bahan alumunium selain simple dan minimalis ataupun klasik alumuniaum tidak akan habis zaman.
Design Kusen Alumunium salah satu alternatif yang tepat untuk menggantikan kusen yang lama ditambah beragam model yang dapat kita pilih kualitas bahan yang tidak mudah keropos dan banyak pilihan warna.
Selain mencegah pemanasan global saat ini,lihat yang terjadi pada bumi kita. Yang hutan tropisnya sudah banyak berkurang oleh ulah manusia padahal dampaknya tidak hanya terjadi pada kita saja termasuk hewan yang hidupnya dihutan pasti kena imbas dari ulah kita yaitu ulah manusia.
Alangkah baiknya jika kita bisa sama sama menjaga bumi kita ini, dengan cara mencegah pemanasan global ,yaitu dengan salah satu cara yaitu design rumah atau kantor dengan jendela atau pintu kita dengan bahan dari alumunium.Bahannya yang ringan dan tahan lama tidak mudah keropos pastinya dimakan oleh rayap.
solusi yang tepat untuk design jendela rumah dan jendela kantor saat ini adalah dari alumunium bahannya.ditambah bahan dan model sekarang banyak pilihannya.
Karena sifatnya yang tahan karat dan keropos itulah alasan kami menggunakan bahan dari alumunium.
Sifat teknik bahan aluminium murni dan aluminium paduan dipengaruhi oleh konsentrasi bahan dan perlakuan yang diberikan terhadap bahan tersebut. Aluminium terkenal sebagai bahan yang tahan terhadap korosi. Hal ini disebabkan oleh fenomena pasivasi, yaitu proses pembentukan lapisan aluminium oksida di permukaan logam aluminium segera setelah logam terpapar oleh udara bebas. Lapisan aluminium oksida ini mencegah terjadinya oksidasi lebih jauh. Namun, pasivasi dapat terjadi lebih lambat jika dipadukan dengan logam yang bersifat lebih katodik, karena dapat mencegah oksidasi aluminium.
Kekuatan tensil
Kekuatan tensil adalah besar tegangan yang didapatkan ketika dilakukan pengujian tensil. Kekuatan tensil ditunjukkan oleh nilai tertinggi dari tegangan pada kurva tegangan-regangan hasil pengujian, dan biasanya terjadi ketika terjadinya necking. Kekuatan tensil bukanlah ukuran kekuatan yang sebenarnya dapat terjadi di lapangan, namun dapat dijadikan sebagai suatu acuan terhadap kekuatan bahan.
Kekuatan tensil pada aluminium murni pada berbagai perlakuan umumnya sangat rendah, yaitu sekitar 90 MPa, sehingga untuk penggunaan yang memerlukan kekuatan tensil yang tinggi, aluminium perlu dipadukan. Dengan dipadukan dengan logam lain, ditambah dengan berbagai perlakuan termal, aluminium paduan akan memiliki kekuatan tensil hingga 580 MPa (paduan 7075).
Kekerasan
Kekerasan gabungan dari berbagai sifat yang terdapat dalam suatu bahan yang mencegah terjadinya suatu deformasi terhadap bahan tersebut ketika diaplikasikan suatu gaya. Kekerasan suatu bahan dipengaruhi oleh elastisitas, plastisitas, viskoelastisitas, kekuatan tensil, ductility, dan sebagainya. Kekerasan dapat diuji dan diukur dengan berbagai metode. Yang paling umum adalah metode Brinnel, Vickers, Mohs, dan Rockwell.
Kekerasan bahan aluminium murni sangatlah kecil, yaitu sekitar 65 skala Brinnel, sehingga dengan sedikit gaya saja dapat mengubah bentuk logam. Untuk kebutuhan aplikasi yang membutuhkan kekerasan, aluminium perlu dipadukan dengan logam lain dan/atau diberi perlakuan termal atau fisik. Aluminium dengan 4,4% Cu dan diperlakukan quenching, lalu disimpan pada temperatur tinggi dapat memiliki tingkat kekerasan Brinnel sebesar 135.
Ductility
Ductility didefinisikan sebagai sifat mekanis dari suatu bahan untuk menerangkan seberapa jauh bahan dapat diubah bentuknya secara plastis tanpa terjadinya retakan. Dalam suatu pengujian tensil, ductility ditunjukkan dengan bentuk neckingnya; material dengan ductility yang tinggi akan mengalami necking yang sangat sempit, sedangkan bahan yang memiliki ductility rendah, hampir tidak mengalami necking. Sedangkan dalam hasil pengujian tensil, ductility diukur dengan skala yang disebut elongasi. Elongasi adalah seberapa besar pertambahan panjang suatu bahan ketika dilakukan uji kekuatan tensil. Elongasi ditulis dalam persentase pertambahan panjang per panjang awal bahan yang diujikan.
Aluminium murni memiliki ductility yang tinggi. Aluminium paduan memiliki ductility yang bervariasi, tergantung konsentrasi paduannya, namun pada umumnya memiliki ductility yang lebih rendah dari pada aluminium murni, karena ductility berbanding terbalik dengan kekuatan tensil, serta hampir semua aluminum paduan memiliki kekuatan tensil yang lebih tinggi dari pada aluminium murni.
Itulah alasan alumkaca.com menggunakan dari alumunium bahannya.
PINTU KUSEN ALUMUNIUM , JENDELA KUSEN ALUMUNIUM.
Hitsnya design jendela alumunium jaman sekarang bisa dilihat didalam produk kami.memproduksi sendiri dijamin harga bersaing sesuai dari kebutuhan kunsumen saat ini.
Kami siap melayani pengerjaan dan pemasangan pintu, jendela, sekat/patisi kusen alumunium dengan harga mulai:
Rp. 75.000/ml (tergantung volume pemesanan)
Pintu alumunium salah satu pilihan utama untuk design rumah atau kantor kita saat ini.selain bahannya tidak mudah keropos dan tahan lama banyak pilihan pastinya.
Banyak faktor kenapa masyarakat sekarang ini saat lebih memilih bahan dari alumunium selain bahannya yang ringan banyak pilihan warna yang cocok untuk design rumah saat ini.
solusi yang tepat untuk design jendela rumah dan jendela kantor saat ini adalah dari alumunium bahannya.ditambah bahan dan model sekarang banyak pilihannya.
Sifat teknik bahan aluminium murni dan aluminium paduan dipengaruhi oleh konsentrasi bahan dan perlakuan yang diberikan terhadap bahan tersebut. Aluminium terkenal sebagai bahan yang tahan terhadap korosi. Hal ini disebabkan oleh fenomena pasivasi, yaitu proses pembentukan lapisan aluminium oksida di permukaan logam aluminium segera setelah logam terpapar oleh udara bebas. Lapisan aluminium oksida ini mencegah terjadinya oksidasi lebih jauh. Namun, pasivasi dapat terjadi lebih lambat jika dipadukan dengan logam yang bersifat lebih katodik, karena dapat mencegah oksidasi aluminium.
Kekuatan tensil
Kekuatan tensil adalah besar tegangan yang didapatkan ketika dilakukan pengujian tensil. Kekuatan tensil ditunjukkan oleh nilai tertinggi dari tegangan pada kurva tegangan-regangan hasil pengujian, dan biasanya terjadi ketika terjadinya necking. Kekuatan tensil bukanlah ukuran kekuatan yang sebenarnya dapat terjadi di lapangan, namun dapat dijadikan sebagai suatu acuan terhadap kekuatan bahan.
Kekuatan tensil pada aluminium murni pada berbagai perlakuan umumnya sangat rendah, yaitu sekitar 90 MPa, sehingga untuk penggunaan yang memerlukan kekuatan tensil yang tinggi, aluminium perlu dipadukan. Dengan dipadukan dengan logam lain, ditambah dengan berbagai perlakuan termal, aluminium paduan akan memiliki kekuatan tensil hingga 580 MPa (paduan 7075).
Kekerasan
Kekerasan gabungan dari berbagai sifat yang terdapat dalam suatu bahan yang mencegah terjadinya suatu deformasi terhadap bahan tersebut ketika diaplikasikan suatu gaya. Kekerasan suatu bahan dipengaruhi oleh elastisitas, plastisitas, viskoelastisitas, kekuatan tensil, ductility, dan sebagainya. Kekerasan dapat diuji dan diukur dengan berbagai metode. Yang paling umum adalah metode Brinnel, Vickers, Mohs, dan Rockwell.
Kekerasan bahan aluminium murni sangatlah kecil, yaitu sekitar 65 skala Brinnel, sehingga dengan sedikit gaya saja dapat mengubah bentuk logam. Untuk kebutuhan aplikasi yang membutuhkan kekerasan, aluminium perlu dipadukan dengan logam lain dan/atau diberi perlakuan termal atau fisik. Aluminium dengan 4,4% Cu dan diperlakukan quenching, lalu disimpan pada temperatur tinggi dapat memiliki tingkat kekerasan Brinnel sebesar 135.
Ductility
Ductility didefinisikan sebagai sifat mekanis dari suatu bahan untuk menerangkan seberapa jauh bahan dapat diubah bentuknya secara plastis tanpa terjadinya retakan. Dalam suatu pengujian tensil, ductility ditunjukkan dengan bentuk neckingnya; material dengan ductility yang tinggi akan mengalami necking yang sangat sempit, sedangkan bahan yang memiliki ductility rendah, hampir tidak mengalami necking. Sedangkan dalam hasil pengujian tensil, ductility diukur dengan skala yang disebut elongasi. Elongasi adalah seberapa besar pertambahan panjang suatu bahan ketika dilakukan uji kekuatan tensil. Elongasi ditulis dalam persentase pertambahan panjang per panjang awal bahan yang diujikan.
Aluminium murni memiliki ductility yang tinggi. Aluminium paduan memiliki ductility yang bervariasi, tergantung konsentrasi paduannya, namun pada umumnya memiliki ductility yang lebih rendah dari pada aluminium murni, karena ductility berbanding terbalik dengan kekuatan tensil, serta hampir semua aluminum paduan memiliki kekuatan tensil yang lebih tinggi dari pada aluminium murni.
Itulah alasan alumkaca.com menggunakan dari alumunium bahannya.
PINTU KUSEN ALUMUNIUM , JENDELA KUSEN ALUMUNIUM.
Harga alumunium jaman dahulu sangat mahal beda dengan zaman sekarang. dan sekarang banyak macam merk yang dipakai dan kualitas tidak jauh berbeda.semua jenis alumuniaum tidak mudah keropos dan tahan lama beikut merk-merk alumunium saat ini. 1. YKK 2. Alcan 3. Supereks ; Indal 4. Aleksindo 5. Alco ; Alcomeks.